Even
 
Lifestyle Expo Jakarta Pacu Transaksi Perdagangan ID-HK

Kamis, 15 Maret 2012 - 14:51:23 WIB Penulis : Mahar Prastowo
Dibaca: 18170 kali
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dr. Syarifudin Hasan sedang meninjau Lifestyle Expo Jakarta yang menampilkan produk-produk Hong Kong

GENERASIINDONESIA | Sebanyak 200 perusahaan dari Hong Kong dan Provinsi Guangdong ambil bagian dalam pameran inagurasi Lifestyle Expo Jakarta (LEJ). Pameran berlangsung 15-17 Maret 2012 di Jakarta Convention Center.

Penyelenggara LEJ, Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) mengharapkan pameran yang baru pertama kali dihelat di Indonesia itu mampu menarik perhatian dari para importir, distributor, peritel serta buyers department store, toko-toko khusus, juga bisnis pesanan lewat pos (mail-order).

Pembukaan pameran lifestyle hong kong di Jakarta untuk kali pertama ini, dihadiri Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Dr. Syarifudin Hasan; Minister Counsellor of the People Republic of China in the Republic of Indonesia Liu Quan; Indonesian Chamber of Commerce and Industry Hong Kong-Macau Committee Chairman James Budiono; Consul General of Republic of Indonesia in Hong Kong Teguh Wardoyo; Guangdong Province Departmen of Foreign Trade and Economic Cooperation (GD-DOFTEC) Deputy Director General Ma Hua; China Council for the Promotion of International Trade Guangdong Sub-Council (CCPIT Guangdong) Vice President Si Qingwei; HKTDC Executive Director Fred Lam; and HKTDC Deputy Executive Director Margaret Fong.

Hong Kong sebagai kota mode utama sekaligus pusat desain di Asia, dan Provinsi Guangdong yang merupakan pusat pabrik manufaktur dunia, mempertunjukkan ragam produk gaya hidup berkualitas dalam pameran Lifestyle Expo ini. Pameran terbagi dalam lima zona, yakni Produk  Electronik, Souvenir dan Pernak Pernik, Produk Rumah Tangga dan barang elektrik (Household products and electrical appliances), Produk Fashion dan Aksesoris (Fashion and Fashion Accessories), serta Arloji dan Jam hias (Watches and Clocks).

Sejak CAFTA berlaku resmi pada Januari 2010, transaksi perdagangan antara China dan negara-negara ASEAN terus menunjukkan tren menanjak. Total transaksi perdagangan bilateral antara China-Indonesia pada 2011 meningkat 42 persen dibandingkan 2010 atau mencapai USD 60 miliar. Sayangnya, kinerja positif perdagangan China-Indonesia belum diikuti Hong Kong, daerah administrasi khusus di bawah China. Pada 2011, Indonesia masih di posisi ke-21 sebagai pasar tujuan ekspor Hong Kong dengan nilai transaksi hanya USD 5,8 miliar.

Share/Bookmark
  Artikel Even Lainnya
Festival Indofood Galang Donasi Peningkatan Gizi Anak Daerah Tertinggal
Pebalap Indonesia Tampil di MotoGP Perancis 2013
Daihatsu Naikkan Target Menjadi 173.000 unit
Galaxy Note 3 tetap pakai bahan plastik seperti Galaxy S4
Palembang Tuan Rumah Pameran Pangan Nusa
57% Perusahaan Tidak Punya Perangkat Kontrol Aplikasi Komputer
Trio Asosiasi Pengusaha Bantu UMKM Hadapi AEC2015
Presiden: Sektor migas masih jadi tulang punggung ekonomi nasional
Rakornas Iwapi Susun Strategi Hadapi Ekonomi Asean
220 Pembalap dari 18 Negara Siap Ikuti Tour de Singkarak
Safari Bedah Buku dan Aksi Literasi di Makasar
Selengkapnya >
  Komentar
 
Nama :
E-Mail :
Komentar   
 
  (Masukkan 6 kode diatas)

 
 
  Terkini  
  Populer  
  Agenda Kegiatan
Grand Wedding Expo (GWE)
INDIENATION FOUNDATION MUSIC & CULTURAL 2013
Festival Cisadane 2013
BEMMAGZ COMMUNITY & BAZAAR 2013
Seminar & Pameran KSM Universitas Pancasila
Malioboro Pencak Festival
Hari Susu Nusantara (HSN) ke-5
Seminar Sehari: Strategi, Peluang dan Tantangan UMKM Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015
 
     
Kontak Kami | Tentang kami | Redaksi
Event | Trend | Fashion | Otomotif | Teknologi | Olahraga | Resensi | Film | Musik | Buku | Galeri | Inspirasi